KIMIA HIJAU DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN 2030
Coba kalian bayangkan jika ledakan seperti itu sering terjadi maka bagaimana nasib bumi dan makhluk hidup yang ada didalamnya? Bagaimana keadaan masyarakat dan lingkungan (air,tanah, udara, tanaman, hewan) yang ada di sekitarnya? Masa depanbumi ditentukan dari sekarang. Badan dunia PBB mencanangkan salah satu program pembangunan berkelanjutan hingga tahun 2030 yaitu bagaimana lingkungan tetap aman dan lestari. Sebagai bagian dari masyarakat global kalian bisa berkontribusi menjagabumi tetap lestari dimulai dari rumah. Apa dan bagaimana?
Pada bab ini kalian akan mengenal lebih jauh tentang kimiahijau atau green chemistry. Untuk selanjutnya istilah yangdigunakan pada bab ini adalah kimia hijau.
Pengertian Kimia Hijau
Kimia hijau (Green Chemistry) merupakan pendekatan untukmengatasi masalah lingkungan yang menganjurkan desainproduk dan proses kimia untuk mengurangi atau menghilangkanpenggunaan dan pembentukan senyawa-senyawa berbahaya.Kimia hijau adalah kimia yang mengarahkan semua aktivitaspada pelestarian lingkungan.
Tahukah kalian bahwa aktivitas yang kita lakukan danlingkungan disekitar kita selalu terkait dengan proses kimia yangmelibatkan reaksi kimia. Sebagian besar dari Kalian akan berpikirbahwa proses kimia itu menghasilkan hal-hal seperti suaraledakan yang cukup keras, gumpalan asap, nyala api, aroma yangmenyengat, atau bahkan zat-zat yang beracun sehingga proseskimia cenderung dianggap berbahaya dan dihindari. Mari kitasimak terlebih dahulu contoh-contoh proses kimia beserta reaksi kimia yang ada disekitar kita.
1. Fotosintesis
Persamaan reaksi kimia: 6 CO2 (g) + 6 H2O (1) → C6H1206 (s) + 6 O2 (g) Reaksi fotosintesis yang dibantu oleh sinar UV memerlukan gas CO2. Gas ini dikenal sebagai gas rumah kaca yang menyebabkan peningkatan suhu bumi, sehingga mampu mengurangi jumlah gas CO2 serta turut mengurangi pemanasan global. Produk dari reaksi fotosintesis adalah glukosa (C6H1206) dan gas oksigen (02). Glukosa sebagai sumber energi bagi tanaman untuk bertumbuh sedangkan gas oksigen yang dihasilkan bermanfaat untuk kehidupan manusia dan hewan.
2. Pembakaran Tidak Sempurna
Persamaan reaksi kimia: 3 CxHy (g) + (3/2 x + 3/4 y) O2 (g) → x CO2 (g) + 3/2 y H2O (1) + x CO (g) + x C (s)
Proses pembakaran sampah dilakukan di ruang terbuka artinya jumlah udara yang digunakan untuk membakar sampah terbatas. Salah satu komponen udara ialah gas oksigen (O2). Jika jumlah udara terbatas maka jumlah gas O2 juga akan berkurang, akibatnya pembakaran ini menghasilkan gas karbon monoksida (CO) dan padatan arang karbon (C) yang mencemari udara sekitar.
3. Perkaratan Besi
Persamaan reaksi kimia: 4 Fe (s) + 3 O2 (g) + 2x H2O (l) → 2 Fe2O3.x H2O
jika benda yang terbuat dari besi (Fe) bereaksi dengan udara, semakin lama akan terjadi perkaratan (Fe2O3.x H2O) sehingga bendaakan mengalami kerusakan. Mengapa demikian? Karena udara mengandung gas oksigen (O2) dan uap air (H2O). Perkaratan ini ditandai dengan munculnya lapisan tipis berwarna merahkecoklatan pada permukaan benda.
4. Pemanggangan Roti
Persamaan reaksi kimia: 2 NaHCO3 (s) → Na2CO3 (s) + H2O (1) + CO2 (g) Soda kue atau NaHCO3 jika dipanaskan akan menghasilkan gas CO2.Gas ini memberi tekanan pada dinding adonan roti sehingga membentuk rongga-rongga. Keadaan in membuat roti mengembang dan menjadi lebih empuk. Berdasarkan contoh-contoh tersebut, bagaimana pendapat Kalian mengenai proses dan reaksi kimia? Tulislah jawaban Kalian padabuku catatan Kalian masing-masing.
Ternyata proses kimia tidak selamanya menakutkan kita.Terdapat proses kimia yang baik, bermanfaat, dan aman bagi lingkungan. Proses kimia ini akan menjaga bumi kita tetap lestari,aman dan sejahtera, demikian pula lingkungan akan tetap terjaga.Proses kimia ini dikenal sebagai reaksi Kimia Hijau. Prinsip kimia hijau pertama kali dicetuskan oleh Paul Anastas pada tahun 1998 sebagai Father of Green Chemistry bersama John Warter. Untuk lebih memahami kimia hijau, kalian dapat jelajahi Activity 1.
Pentingnya Kimia Hijau
Kimia hijau atau Kimia berkelanjutan memiliki peran penting dalam mewujudkan lingkungan agar tetap terjaga dan terhindardari pemanasan global, bencana alam, dan terhindar daripaparan bahan kimia berbahaya. Dalam konsep kimia hijau ataukimia berkelanjutan, kita harus selalu memikirkan pilihan yanga lebih aman dan lebih baik pada pilihan bahan kimia maupun proses kimia. Sebagai misalnya, mengganti gas pendingin CFC yang sifatnya dapat merusak lapisan ozon dengan gas yang lebihaman yaitu gas HCIFC dan gas HFC.
Mengurangi penggunaan bahan bakar bensin yang merupakansumber polusi dengan bahan bakar pengganti bensin yang ramahlingkungan seperti:
1. Biomass Methane (Diperoleh dari fermentasi biomassa padapengolahan limbah makanan, lumpur limbah, sampah).
2. Compressed Natural Gas (CNG) (Gas ini dibentuk dari metanayang disimpan dengan tekanan sangat tinggi).
3. Ethanol (campuran etanol 10% dengan bensin 90% atau E10)
Prinsip Kimia Hijau
Kimia hijau bukan hanya terkait dengan penggunaan danproduksi bahan kimia yang aman saja. Prinsip kimia hijau dapatKalian terapkan di rumah. Bahan kimia apa saja yang digunakan dirumah? Bagaimana cara Kalian menggunakannya? Bagaimana aga rpenggunaan bahan kimia di rumah dapat memberikan kontribusiterhadap prinsip kimia hijau? Menggunakan bahan kimiasecukupnya, membuang bahan kimia pada tempatnya, menyimpanbahan kimia dengan cara yang benar, mengganti bahan kimia yangberbahaya dengan bahan alam yang lebih ramah lingkungan, serta menggunakan kembali bahan plastik merupakan wujud kontribusi Kalian terhadap prinsip kimia hijau.
Prinsip kimia hijau sangat memberikan kontribusi terhadap pelestarian lingkungan. Dalam aktivitas selanjutnya, Kalian akanmerancang, mengembangkan, dan mempraktikkan prinsip yang lebih hijau untuk pelestarian lingkungan. Lakukan Activity 2 untuk mengenal prinsip kimia hijau. Analisis lebih dahulu apa dan bagaimana prinsip kimia hijau itu dengan mencermati infografis yang disajikan pada Gambar berikut:
Brady, J. E., & Holum, J. R. (1994). General of Chemistry, 5 d Edition.
Joshi, DR, & Adhikari, N. (2019). KIMIA HIJAU: AWAL, KEMAJUAN TERKINI, DAN TANTANGAN MASA DEPAN.


Komentar
Posting Komentar